Jumat, 19 Oktober 2012

TUGAS : 6 KONFLIK ORGANISASI


KONFLIK ORGANISASI

Konflik adalah suatu proses antara dua orang atau lebih dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkannya atau membuatnya menjadi tidak berdaya.

Konflik itu sendiri merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat maupun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggota atau antar kelompok masyarakat lainnya, konflik itu akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.

Konflik yang dapat terkontrol akan menghasilkan integrasi yang baik, namun sebaliknya integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan suatu konflik.

  • Konflik menurut Robbin
konflik organisasi menurut Robbins (1996) adalah suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara dua pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh terhadap pihak-pihak yang terlibat baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif.

Pandangan ini dibagi menjadi 3 bagian menurut Robbin yaitu :

1.Pandangan tradisional
Pandangan ini menyatakan bahwa konflik itu hal yang buruk, sesuatu yang negatif, merugikan, dan harus dihindari. Konflik ini suatu hasil disfungsional akibat komunikasi yang buruk, kurang kepercayaan, keterbukaan diantara orang-orang dan kegagalan manajer untuk tanggap terhadap kebutuhan dan aspirasi para karyawan tersebut.

2.Pandangan kepada hubungan manusia.
Pandangan ini menyatakan bahwa konflik dianggap sebagai sesuatu peristiwa yang wajar terjadi didalam suatu kelompok atau organisasi. Konflik dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat dihindari karena didalam kelompok atau organisasi pasti terjadi perbedaan pandangan atau pendapat. Oleh karena itu, konflik harus dijadikan sebagai suatu hal yang bermanfaat guna mendorong peningkatan kinerja organisasi tersebut.

3.Pandangan interaksionis.
Pandangan ini menyatakan bahwa mendorong suatu kelompok atau organisasi terjadinya suatu konflik. Hal ini disebabkan suatu organisasi yang kooperatif, tenang, damai dan serasi cenderung menjadi statis, apatis, tidak aspiratif dan tidak inovatif. Oleh karena itu, konflik perlu dipertahankan pada tingkat minimum secara berkelanjutan sehingga tiap anggota di dalam kelompok tersebut tetap semangat dan kreatif.

Jenis – Jenis Konflik :

Ada lima jenis konflik dalam kehidupan organisasi :

1. Konflik dalam diri individu, yang terjadi bila seorang individu menghadapi ketidakpastian tentang pekerjaan yang dia harapkan untuk melaksanakannya. Bila berbagai permintaan pekerjaan saling bertentangan, atau bila individu diharapkan untuk melakukan lebih dari kemampuannya.

2. Konflik antar individu dalam organisasi yang sama, dimana hal ini sering diakibatkan oleh perbedaan–perbedaan kepribadian.Konflik ini berasal dari adanya konflik antar peranan ( seperti antara manajer dan bawahan ).

3. Konflik antar individu dan kelompok, yang berhubungan dengan cara individu menanggapi tekanan untuk keseragaman yang dipaksakan oleh kelompok kerja mereka. Sebagai contoh, seorang individu mungkin dihukum atau diasingkan oleh kelompok kerjanya karena melanggar norma – norma kelompok.

4. Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama, karena terjadi pertentangan kepentingan antar kelompok atau antar organisasi.

5. Konflik antar organisasi, yang timbul sebagai akibat bentuk persaingan ekonomi dalam sistem perekonomian suatu negara. Konflik ini telah mengarahkan timbulnya pengembangan produk baru, teknologi, dan jasa, harga–harga lebih rendah, dan penggunaan sumber daya lebih efisien.

Sumber-Sumber Utama Penyebab Konflik Organisasi

Penyebab terjadinya konflik dalam organisasi, yaitu :

1. Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan,
2. Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda pula,
3. Perbedaan kepentingan individu atau kelompok,
4. Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat, dan
5. Perbedaan pola interaksi yang satu dengan yang lainnya.

Teknik-Teknik Utama Untuk Memecahkan Konflik Organisasi

Ada beberapa cara untuk menangani konflik yaitu :
1. Introspeksi diri,

2. Mengevaluasi pihak-pihak yang terlibat,

3. Identifikasi sumber konflik,

Jadi dapat disimpulkan bahwa konflik merupakan suatu masalah yang timbul akibat ketidakcocokan ataupun akibat perbedaan pendapat dalam suatu organisasi,

Selasa, 25 September 2012

TUGAS 4 : JENIS ORGANISASI DAN SEGITUJUAN


  • MACAM-MACAM ORGANISASI DAN SEGITUJUAN

Organisasi Niaga : Organisasi niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.Macam-macam organisasi niaga yaitu:

1.      Perseroan Terbatas (PT)
Perseroan Terbatas dahulu disebut Naamloze Vennootschaap (NV), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
Perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham memiliki tanggung jawab yang terbatas yaitu sebanyak saham yang dimiliki.
Apabila utang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan, maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut dibagi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Perseroan Terbatas ada 3 macam yaitu PT Terbuka, PT Tertutup dan PT Kosong.
Perbedaannya:
PT Terbuka menjual saham kepada masyarakat umum melalu pasar modal (go public) dan setiap orang berhak membeli saham perusahaan tersebut.
PT Tertutup modalnya berasal dari kalangan tertentu saja, misal dari kalangan kerabat atau keluarga dan tidak dijual ke umum.
Sedangkan PT Kosong adalah perseroan terbatas yang tidak memiliki kegiatan apa-apa tetapi telah memiliki izin usaha dan izin lainnya.

2.      Persekutuan Komanditer (CV)
Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Bentuk CV dibagi menjadi 3 yaitu CV Murni, CV Campuran dan CV Bersaham :
CV Murni hanya terdapat satu sekutu komplementer, yang lain merupakan sekutu komanditer.
CV Campuran terbentuk dari suatu firma yang membutuhkan tambahan modal. Dimana sekutu firma tersebut menjadi sekutu komplementer sedangkan sekutu lain menjadi sekutu komanditer.
CV Bersaham adalah CV yang mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan. Sekutu komplementer maupun komanditer mengambil satu saham atau lebih.

3.      Firma (Fa), yaitu suatu organisasi bisnis dimana ada perjanjian dua orang atau lebih untuk memperoleh keuntungan bersama.
4.      Koperasi adalah suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggotanya.

Macam-macam koperasi :
a)      Koperasi simpan pinjam, yaitu koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman.
b)      Koperasi konsumen, yaitu koperasi yang beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatan jual beli barang konsumen.
c)      Koperasi produsen, yaitu koperasi yang beranggotakan para pengusaha UKM dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
d)      Koperasi pemasaran, yaitu koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa koperasi anggotanya.
e)      Koperasi jasa, yaitu koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

5.      Holding Company, yaitu suatu usaha untuk menggabungkan satu perusahaan dengan perusahaan lain.
6.      Trust, yaitu penggabungan dua unit usaha menjadi satu dan masing-masing unit usaha kehilangan identitasnya. Beberapa perusahaan yang telah melebur akan melahirkan perusahaan baru yang lebih besar.
7.      Joint Venture, yaitu kerjasama antara dua orang atau lebih dalam bidang bisnis untuk membentuk perusahaan baru.


  • ORGANISASI SOSIAL

Adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Adapun hakekat lembaga sosial yaitu keberadaan lembaga sosial tidak lepas dari adanya nilai dan norma dalam masyarakat. Di mana nilai merupakan sesuatu yang baik, dicita- citakan, dan dianggap penting oleh masyarakat. Oleh karenanya, untuk mewujudkan nilai sosial, masyarakat menciptakan aturan-aturan yang tegas yang disebut norma social.

Dan adapun beberapa jalur pembentukan organisasi kemasyarakatan :
            -Jalur Keagamaan
-Jalur Profesi
-Jalur Kepemudaan
-Jalur Kemahasiswaan
-Jalur Kepartaian dan Kekaryaan

Ciri-ciri Organisasi Sosial yaitu akan dipaparkan sebagai berikut:

Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
  2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
  3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
  4. Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.
    • ORGANISASI REGIONAL DAN INTERNASIONAL

Organisasi Regional : Organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara tertentu saja. Sebagai contoh : ASEAN (Association of Southeast Asian Nations = Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA)), dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor Leste dan Papua new Guinea hanya sebagai pemantau, dan masih mempertimbangkan akan menjadi anggota).
Organisasi Internasional : Organisasi yang anggota-anggotanya meliputi negara di dunia.

Di bawah ini adalah contoh Organisasi Sosial :

1.      UN = United Nation = PBB (1945)
2.      UNICEF = United Nations International Childrens Emergency Fund (1946), namun namanya diganti setelah thn 1953 menjadi: United Nations Children’s Fund.
3.      UNESCO = the United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (16 November 1945)
4.      UNCHR = United Nations Commission on Human Rights (2006)
5.      UNHCR = Uited Nations High Commissioner for Refugees (14 Desember 1950)
6.      UNDPR = The United Nations Division for Palestinian Rights (2 Desember 1977)
7.      UNSCOP = The United Nations Special Committee on Palestine (May 1947, oleh 11 negara)
8.      WHO = World Health Organization (7 April 1948)
9.      IMF = International Monetary Fund (Juli 1944, 180 negara)
10.  NATO = North Atlantic Treaty Organisation (4 April 1949)

Senin, 24 September 2012

TUGAS 3 CIRI-CIRI ORGANISASI


  • CIRI-CIRI ORGANISASI
lmu organisasi merupakan ilmu yang penting dimiliki, karena dalam kehidupan kita tidak lepas dari organisasi. Di mulai dari lingkungan yang sederhana dari keluarga.

Adapun ciri-ciri organisasi:
– Mempunyai tujuan & sasaran
– Mempunyai keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
– Adanya kerja sama dari sekelompok orang
– Mempunyai koordinasi tugas dan wewenang

  • UNSUR-UNSUR ORGANSASI
Setiap bentuk organisasi akan mempunyai unsur-unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut:

1.      Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan berorganisasi sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

2.      Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

3.      Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network).

4.      Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).

5.      Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan. Dan juga beberapa tujuan tertentu.


Pemahaman Unsur-Unsur Organisasi

Unsur-unsur dasar organisasi dipahami secara selektif untuk menciptakan evaluasi dan reaksi yang menunjukan apkah yang dimaksud oleh setiap unsur dasar tersebut dan seberapa baik unsur-unsur ini beroperasi bagi kebaikan anggota organisasi.

Unsur-unsur organisasi tidak secara langsung menciptakan iklim komunikasi organisasi, tetapi bergantung pada persepsi anggota organisasi mengenai Nilai hukum dan peraturan dengan kegiatan-kegiatan yang dikenai hukum dan peraturan.



  • TEORI ORGANISASI
Teori organisasi terbagi 3 yaitu :

1)      Teori klasik, teori ini  kadang disebut teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun seribu elapan ratusan.Dalam hal ini,organisasi secara umum digambarkan oleh para teoristik klasik sebagai sentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialiassi,serta menberikan petunjuk mekanisme struktural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Teori klasik berkembang dalam 3 aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :teori birokrasi,teori administrasi dan teori manajemen ilmiah.

2)      Teori organisasi Neoklasik. Teori  neoklasik dikenal sebagai teori hubungan manusiawi dan dikembangkan atas dasar teori klasik.Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya,sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama.

3)      Teori organisasi modern disebut juga analisa system pada organisasi merupakan aliran terbesar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen.Teori ini melihat bahwa semua unsure organisasi merupakan satu kesatuan dan saling ketergantungan yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil,tetapi organisasi merupakan system yang terbuka.


TUGAS 1-2 PENGERTIAN ORGANISASI

  • PENGERTIAN ORGANISASI
  Memahami suatu organisasi sangat penting karena dapat membantu untuk membuat suatu TIM kerja ataupun aktifitas tertentu. Organisasi beridentik denagn sekelompok individu yang terstruktur dan sistematis yang berada dalam sebuah sistem. Pengertian organisasi adalah wadah untuk sekelompok individu dalam berinteraksi dan memiliki wewenang tertentu, yang tujuannya untuk mewujudkan tujuan bersama.

Kemampuan dalam berorganisasi tidak dapat di pelajari dengan hanya membaca tetapi kemampuan berorganisasi akan lebih terbentuk dan terasah dengan sendirinya jika dia langsung terjun ke dalam sebuah organisasi atau suatu tim kerja.Oleh karena itu disetiap jenjang atau lembaga pendidikan pasti di lingkungannya terdapat sebuah wadah organisasi yang berguna menampung dan melatih kemampuan dalam berorganisasi.

Jadi,secara umum organisasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari sekelompok individu dalam  rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara struktual dan sistematis.

  • MANAJEMEN ORGANISASI
Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.

Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.

  • MANAJEMEN DAN TATAKERJA
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :

1.      Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia
2.      Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
3.      Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :

Ø      Manajemen: Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Ø      Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.


  • ORGANISASI DAN TATA KERJA
Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut :

b) Organisasi –> Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerjasama.

c) Tata kerja –> Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik organisasi dan tata kerja keduanya mengarah  untuk tercapainya suatu tujuan.

www.google.com

Kamis, 20 Oktober 2011

MAMA ADALAH KARUNIA TERBESARKU



MAMA...
Betapa sangat mulianya dirimu ...
Kau adalah wanita yang allah ciptakan sebagai wanita yang sangat amat mulia..
Kau anugrah dalam hidupku..
Kau penerang dalam hidupku...
Dan kau juga pahlawan di dalam kehidupanku..

MAMA ...
Jasamu tak mungkin pernah terbalaskan oleh ku..
Tiada letihnya kau membawaku setiap saat,setiap jam,setiap menit,bahkan setiap detiknyaa...
Dalam 9 bulan kau mengandungku di dalam perutmu ituu...
Rasa sakit,perih yang telah kau rasakan disaat aku bergerak-gerak di dalam perutmu..

MAMA....
Aku tidak bisa membayangkan di saat engkau melahirkan ku...
Betapa besar perjuangan mu di saat engkau memperjuangkan aku untuk tetap hidup..
Betapa amat sangat sakit rasanya ketika engkau mengeluarkan aku dari perut mu yang mungil itu...
Yang kau rasakan antara adanya HIDUP DAN MATI ....

MAMA ... oh MAMA......
Senyum bahagia mungkin terkuap dari bibirmu setelah kau tau bahwa engkau telah berhasil memperjuangkan aku..
Engkau terlihat sangat amat bahagia setelah kau melihat aku dengan wajah yang tidak berdosa sama sekali....
Tak terasaaa waktu pun terus berputar...
kau merawatku,memberiku aku makan,ASI sehingga aku dewasa seperti sekarang ini...
lalu apaa yang telah ku beri untukmu ma ??
hanya kekecewaan yang telah ku berikan kepadamu....

Maafkan aku ma...
Aku sadar,aku selalu saja mengecewakan mu
Selalu membantah apa yang kau perintahkan
Dan tidak mendengarkan perkataanmu....
Aku tak tahu bagaimana cara untuk menebus semua kesalahanku kepadamu..
Hanya kata MAAF yang bisa aku lontarkan kepadamu ...
dan dengan membuatmu bangga dengan apa yang aku lakukan...

MAMAKU SAYANG...
Aku janji , aku akan membuatmu bangga denganku...
Aku akan tunjukkan bahwa aku adalah anak yang berguna untukmu,berguna Untuk keluarga,dan berguna untuk orang" sekitarku :)
Aku akan membuat mu tersenyum bahagia seperti engkau tersenyum di saat Aku dilahirkan oleh mu :) 

My mom :) 




Senin, 19 September 2011

MEMBUAT ALGORITMA PEMOGRAMAN DASAR

apa itu algoritma pemograman ? ALGORITMA adalah urutan langkah" logis penyesuaian masalah yang di susun secara sistematis. dan berdasarkan defini algoritma maka dappat di artikan sebuah ALGORITMA PEMOGRAMAN adalah  suatu urutan yang logis dan sistematis yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah penyususanan program komputer. 


Dasar-dasar dari algoritma dibagi menjadi 3 bagian yaitu : 

  1. PROSES
  2. INSTRUKSI
  3. AKSI
Pada dasarnya sebuah algoritma adalah deskripsi pelaksanaan suatu proses yang disusun berdasarkan sederatan langkah instruksi yang LOGIS. Pada langkah" instruksi tersebut melakukan sebuah tindakan (AKSI) yang akan menghasilkan sejumlah operasi yang bersesuaian dengan aksi" tersebut.

STRUKTUR DASAR ALGORITMA : 
  1. RUNTUNAN (sequence)
  2. PEMILIHAN (selection)
  3. PENGULANGAN (repetition)
  • RUNTUNAN terdiri dari satu atau lebih instruksi yang akan dikerjakan secara berurtan sesuai dengan urutan penulisnya.
  • PEMILIHAN adalah suatu kondisi dmna sebuah intruksi dijalankan apabila kondisi tertentu dipenuhi.
  • PENGULANGAN salah satu kelebuhan komputer adalah kemampuan untuk mengerjakan proses yang sama berulang kali tanpa mengenal lelah,maka dari itu ini akan mengakibatkan sebuah intruksi yang mungkin djalankan beberapa kali sebelum melakukan intruksi-intruksi lainnya.

TIPE DATA,VARIABEL DAN KONSTANTA 
  1.  TIPE DATA 
                Pada dasarnya sebuah program komputer bekerja dengan memamnipulasikan obyek (data) di dalam memori. obyek yang akan di programkan bermacam" jenis seperti NUMERIK,KARAKTER,STRING DAN REKAMAN (record) 

contoh bermain logika pada komputer memakai aplikasi pascal : 



CARA LOGIKA ALGORITMA : 



masih ada sambungannya gan , ntar lagi yaw :D capekk ngetiknya hahah . 
see youu :*