"TELEMATIKA"
1. Definisi
dari telematika ?
Jawab
: telematika adalah istilah untuk
mendefiniskan Telekomunikasi melalui media informatika, berdasarkan
definisi tersebut telematika mencakup 2 teknik yaitu : telekomunikasi dan
informatika. Istilah Teknologi Informasi itu sendiri merujuk pada perkembangan
teknologi perangkat-perangkat pengolah informasi. ebih jauh lagi istilah
TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi
telekomunikasi, media dan informatika yang semula masing-masing berkembang
secara terpisah. Konvergensi
TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi
digital atau {the Net}.
2.
Media
Komunikasi apa saja yang digunakan untuk telematika?
Jawab : Media yang digunakan
dalam telematika hardware atau perangkat keras yang berguna sebagai pengirim
dan penerima data, satelit digunakan sebagai sarana telematika kegunaan Satelit komunikasi menerima sinyal yang
dipancarkan ke arahnya dari Bumi, dan mengirimkannya ke tempat lain, Komputer,
Telephone, Handphone, Smartphone, Televisi, Radio, jaringan Internet, Global
Positioning System (GPS).
3.
Jelaskan
perkembangan telematika sebelum dan sesudah internet muncul!
Jawab :
·
Perkembangan telematika Sebelum Internet Muncul :
Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang
secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan Telematika hingga saat
ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875.
Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan
kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan
kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur
masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad
ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa
kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini
pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual
tanpa kabel, yang berwujud siaran televisipada tahun 1940-an. Komputer
elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan
miniaturisasi komponen elektronikmelalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan
rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957.
Perkembangan teknologielektronika, yang merupakan
cikal bakal Telematika saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang
Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur
(dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya
miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa
maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui
penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor.
Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer dan terus
berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat
teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi
analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya.
Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat
komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital.
Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon
seluler.
Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini
kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk
berkembang. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang
menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi
industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti
‘otot’ manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi –
komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital)
menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan)
‘otak’ manusia.
·
Perkembangan Telematika Sesudah Internet Muncul :
Teknologi Digital yang merupakan dasar
dari teknologi Intenet memiliki kelebihan sebagai medium komunikasi, dibanding
teknologi yang berdasar analog. seperti televisi, radio dan koran cetak. Kelebihan tersebut antara lain: adanya interaksi, pergantian isi
pesan dapat dilakukan dengan cepat dan isi pesan dapat berupa teks, gambar,
video danInternet masuk ke Indonesia pertama kali tahun 1990 melalui perantara Wikipedia.com,
meskipun sejarah internet sudah ada sejak tahun 70-an. Sebelum masuk ke kawasan
Asia, tentu internet telah menjelajah benua lainnya seperti Eropa dan telah
meninggalkan jejak EuropaNET dan EBONE. Awal kemunculannya di Indonesia tidak
begitu terkenal, para pemakai internet pun masih bersifat terbatas hanya pada
kategori hobby. Namun pada perkembangannya mulai muncul ide untuk membangun infrastruktur
telekomunikasi internet.
Sekitar tahun 1994 dioperasikan IndoNet sebagai ISP pertama di
Indonesia yang bisa dikata sebagai trobosan yang berani, karena saat itu POSTEL
kurang mengetahui celah dari internet. Pada tahun 1995, pengguna internet dapat
mengakses dengan menggunakan HTTP, dimana Clarissa menjadi provider Indonesia
yang memberikan jasa akses Telbet ke luar negeri.
Pada 1988, salah satu perusahaan Inggris (CIX) menawarkan E-mail
dan Newsgroup kepada Indonesia dan sekaligus menawarkan jasa HTTP dan FTP. Pada
tahun 1989 kembali perusahan AS menawarkan hal serupa. Berkat adanya tawaran
tersebut pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan. Semua
kemudahan yang diberikan tak lepas dari teknologi jaringan internet itu
sendiri. Konsep global village yang dikemukakan Mc Luhan menyatakan bahwa suatu
saat nanti informasi sangat terbuka dan dapat di akses semua orang. Global
village terjadi karena adanya penyebaran informasi yang cepat di masyarakat,
penyebarannya pun menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Seiring
berjalannya waktu konsep ini kembali menjadi trend di masa kini, yaitu
teknologi komunikasi (internet). Konsep yang diusung global village ternyata
membawa dampak dalam perkembangannya. Dampak positif yang kita rasakan ketika
dapat mengetahui kabar seseorang di tempat lain, atau berkomunikasi dengan
orang yang jaraknya sangat jauh dengan kita. Adapun dampak negatifnya yaitu
kita menjadi “pecandu” internet yang lebih sibuk di dunia maya dibandingkan
dengan dunia nyata.
Digital Divide adalah hal yang selalu berkembang seiring dengan
berjalannya waktu dan sifatnya berlapis, keberadaanya dibagi menjadi 2 kubu
yang memiliki argument berbeda. Yang pertama menjelaskan bahwa kesenjangan
digital akan memudar seiring dengan waktu, yang kedua justru berpendapat bahwa
digital devide akan terus ada sesuai dengan pengindikasian yang stabil.
Perbedaan ini membuat digital divide berada pada wilayah kesenjangan yang
baik/tidak dan dapat diatasi/tidak. Selanjutnya adalah information superhighway,
media yang memungkinkan kecepatan informasi untuk menerima data, video, dll.
Internet memiliki fungsi yang spektakuler dalam membantu kehidupan
manusia. Dengan menggunakan internet, kita dapat berkomunikasi dengan orang
yang jaraknya jauh hanya dengan menggunakan kemudahan yang disediakan internet,
baik secara face to face atau tidak. Tidak hanya itu, berbagai informasi,
berita, film, musik, dan lainnya dapat dinikmati dari internet tentunya dengan
menggunakan situs website yang sesuai. Selain bisa mendapatkan informasi, kita
juga dapat memasukan informasi yang bermanfaat bagi orang lain dengan
menggunakan blog yang tersedia.
Saat ini, internet dapat menjadi lahan bisnis yang menguntungkan
banyak produsen dari suatu produk dengan melakukan pemasaran menggunakan media
internet. Berbagai manfaat ini pun tidak hanya dirasakan masyarakat, namun
industri media juga merasakaannya. Mereka dapat mengakses berbagai informasi
dengan cepat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar